Siapa yang tidak tau Candi Borobudur ? Candi yang terletak di Kota Magelang ini merupakan salah satu situs Warisan Dunia oleh UNESCO yang dikukuhkan pada tahun 1991. Dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan terdapat 504 arca Buddha dimana angka ini menjadikan Borobudur situs yang punya relief Buddha terbanyak dan terlengkap di dunia.

Dibalik keindahan dan kemegahan Candi Borobudur, candi ini sudah mengalami banyak peristiwa yang melekat erat dengan sejarahnya. Seperti pada 21 Januari 1985 seorang teroris bernama Husein Ali Al-Habsyie melalukan penyerangan bom yang mengakibatkan 9 stupa rusak parah. Berikutnya pada 27 Mei 2006, Jawa Tengah mengalami gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang mengakibatkan banyak korban di Yogyakarta. Hal yang berdampak berikutnya pada tahun 2010 dimana Gunung Merapi mengalami erupsi pada Oktober dan November. Kompleks candi tertutup debu vulkanik yang terbawa oleh angin dengan jarak 28 kilometer. Debu vulkanik ini menutup permukaan candi setebal 2,5 cm, mematikan tanaman di sekitar, dan punya kemungkinan untuk merusak batuan candi. Lalu menghadapi hal ini kompleks candi ditutup 5 – 9 November 2010 serta lamanya upaya restorasi hingga sampai November 2011 dimana 55.000 blok candi dibongkar dan memperbaiki sistem tata air.

Terlepas dari sejarah panjangnya, tentu suatu kebanggaan bagi Indonesia memiliki Candi Borobudur. Candi yang menjadi salah satu destinasi wisata tunggal dengan wisatawan terbanyak di Indonesia ini punyak banyak daya tarik yang istimewa sehingga membuat wisatawan berbondong-bondong ke Borobudur. Salah-satu keistimewaannya adalah Sunrise di Borobudur.

Mengapa kamu harus sunrisean di Borobudur ? 7 Alasan ini akan buat kamu sadar bahwa indahnya Borobudur akan kamu benar-benar rasakan saat bisa mendapatkan sunrise yang istimewa dari candi yang juga istimewa ini.

  1. Indah

Tentu saja, keindahan Borobudur sudah tidak diragukan lagi. Namun, bagaimana kalau sudah indah ditambah dengan lebih indah dengan sambil melihat matahari terbit. Bagaimana dibilang tidak indah ? Karena jika kamu pergi sekitar bulan Mei-Juni dan cuacanya cerah maka kamu akan dapat melihat matahari terbit tepat dari tengah-tengah Gunung Merapi dan Merbabu. Karena view sunrise dari Borobudur akan menghadap langsung ke Gunung Merapi dan Merbabu.

  1. Megah

Kemegahan Borobudur tentu akan dapat kamu rasakan saat menginjakkan kaki di kompleks candi ini. Candi setinggi 35 meter (115 ft) ini tentu akan membuat kamu terlihat kecil diantara kemegahannya. Kamu juga bisa berkeliling di candi seluas 123 m2 (26.910 ft²) ini dan melihat 2.672 panel relief yang menggambarkan kisah Buddha.Sangat historical bukan ?

  1. Sejuk

Hal yang paling menyenangkan saat bertamasya atau traveling adalah kita bisa menikmati perjalanan kita. Pagi hari di Magelang apalagi di Borobudur benar-benar menyejukkan. Kita bisa sangat menikmati tamasya kita di Borobodur karena matahari juga belum terik, dan jika kamu beruntung maka kamu akan mendapati kabut yang akan berada di sekitaran daerah Borobudur yang akan membuat pagi harimu indah.

  1. Tenang

Apakah enak jika hari-harimu dilalui dengan kebisingan dan hiruk-pikuk kota ? Tentu saja tidak. Borobudur di pagi hari begitu menenangkan perasaanmu, orang-orang tidak begitu ramai sesak. Kamu masih bisa mempunyai waktu untuk duduk sejenak, merenung, atau juga sambil menunggu matahari terbit dari timur. Tidak jarang juga ada Bhante / Bhiksu yang berdoa saat pagi hari di Borobudur. Pemandangan seperti ini tentu menjadi bukti bahwa pemuka agama saja juga merasakan ketenangan yang sebenarnya di pagi hari.

  1. Moodbooster

Memulai pagi hari yang indah, sejuk, dan tenang, merupakan pagi impian bagi setiap orang. Tentu saja ini moodbooster kamu. Candi Borobudur dapat menjadi salah satu destinasi buat kamu yang ingin meningkatkan lagi semangat kamu, baik dalam kuliah, kerja, maupun berkarya.

  1. Instagramable

Anak-anak muda tentu ga asing sama instagram. Terkadang banyak yang berburu foto ke tempat-tempat hits supaya katanya bisa buat feeds bagus atau buat ala-ala trilogy instagram. Nah, Candi Borobudur tentu saja instagramable. Mau difoto dari angle mana saja tetap aja Candi Buddha terbesar di dunia (versi Guinness World Records) ini akan terlihat keren. Ga akan sia-sia jika kamu sunrisean demi foto buat instagram kamu, kamu akan dapatin banyak hal yang lebih istimewa selain foto di Borobudur.

  1. Memorable

Apa hal yang paling kamu cari saat traveling ? Bagiku, memorable moments adalah hal yang paling penting. Memorable moments sudah mewakili banyak hal. Melewati pagi untuk melihat sunrise di Borobudur akan memberi kamu pengalaman yang tidak terlupakan. Jika kamu bisa mendapatkan 6 poin yang sudah aku sebutkan di atas tentu hal itu dapat kita bilang bahwa perjalanan kamu ke Borobudur sudah ‘Memorable’ dan kamu akan selalu merindukan momentmu tersebut.

Candi Borobudur akan selalu menjadi destinasi yang indah. Semoga ke depannya Borobudur tetap lestari dengan baik dan selalu menjadi destinasi favorit. Let’s appreciate nature !

Best Moments :
Summer, Mei – Agustus
Sunrise, 5.30 A.M

Ticket Price :
Jalur Reguler : Domestik IDR 40 K , Mancanegara US$ 25 (IDR 325 K)

Jalur Manohara :
Sunrise / Sunset :
Asing Dewasa : IDR 450 K – Anak  : IDR 225 K – Domestik Dewasa : IDR 325 K – Anak  : IDR 162,5 K